Sejarah Desa

Sejarah Desa

Dalam cerita turun temurun yang bersumber dari sesepuh-sesepuh desa Jebol, dulu ada seorang Ulama’ yang alim dan berilmu tinggi yang berhijrah ke daerah desa Singorojo beliau bernama KH. Hasan Bisri. Konon Beliau berasal dari dukuh Nglau desa Nalumsari Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara). Hijrah beliau atas permintaan mbah datuk Singorojo untuk membantu beliau dalam perjuangan dan dakwah agama Islam di wilayah kaki gunung muria yang pada saat itu banyak kejahatan seperti perampokan, penjarahan dan lain-lain, oleh mbah datuk Gurnadi Singorojo, KH. Hasan Bisyri ditugaskan untuk babat alas di wilayah utara desa Singorojo, tepatnya di bukit kecil yang dinamai Jabal.

Hasan Bisyri adalah ulama’ yang sangat alim yang menguasai banyak disiplin ilmu, beliau adalah sosok yang santun, kharismatik, dan rajin beribadah.

Ada sebuah cerita singkat saat itu KH. Hasan Bisyri sedang berdzikir dan bermunajat kepada Allah SWT, pernah didatangi oleh mbah Datuk Gurnadi Singorojo dengan tujuan untuk mengingatkannya, sehubungan dengan kegiatan dan aktifitas sehari-hari KH. Hasan Bisyri yang kurang dicocoki oleh mbah Datuk Gurnadi Singorojo , beliau mengingatkan yang mengandung arti kritis terhadap KH. Hasan Bisyri, mbah Datuk Gurnadi mengatakan “ Bisyri …. Kenapa kamu kok malah wiridan terus-terusan tiap hari ?, kenapa kamu tidak babat alas memperluas wilayahmu ?, apa kamu tidak berpikir…. kalau anak cucumu dan masyarakatmu kelak butuh papan dan pangan ?.

Jawab KH. Hasan Bisyri “ Mbah Datuk yang saya hormati inilah cara perjuangan saya, tapi saya yakin walaupun wilayah saya kecil tak apalah.., tapi ingatlah mbah datuk… walaupun pohonnya di desa Singorojo tapi kelak yang mengenyam buahnya adalah masyarakat Jebol. Terbukti sekarang walaupun sawah itu ikut wilayah desa Singorojo, Ngroto dan Bugel, masyarakat desa Jebol banyak yang memiliki dan menggarap sawah-sawah diluar wilayah desa Jebol.

Akhirnya wilayah ini diberi nama “JABAL KHOIR” yang sekarang menjadi desa Jebol, dan nama Jabal Khoir sekarang menjadi nama Masjid Jami’ di desa Jebol.

Simbah  KH. Hasan Bisri wafat tanggal 02  Rojab 1278  H. Kemudian perjuangannya dilanjutkan oleh mbah Sholeh sekaligus pemimpin Pemerintahan (Petinggi desa Jebol  yang pertama)

Demikian sejarah singkat asal usul berdirinya desa Jebol dikutip berdasarkan keterangan dari para sesepuh desa Jebol.